Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mau Coba Budidaya Ikan Guppy, Bisa untuk Menambah Penghasilan Lho!

Ikan guppy merupakan salah satu ikan hias favorit yang semakin lama, semakin banyak penggemarnya. Dahulu banyak yang menganggap ikan jenis ini adalah ikan murah, karena banyak ditemui di toko aquarium dengan harga di bawah 5000 rupiah per ekornya.

Tapi siapa sangka, seiring sering diadakannya kontes ikan guppy, serta banyaknya konten video yang membahas ikan ini di Youtube, kepopulerannya juga semakin melonjak naik begitupun dengan harga jualnya.

Tak heran banyak orang yang tertarik untuk membudidayakan ikan guppy sebagai sumber penghasilan tambahan bahkan penghasilan utama.

Jika kamu juga tertarik untuk belajar membudidayakan ikan guppy, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan.


1. Belajar memelihara dari ikan guppy yang murah

Variasi harga ikan guppy bermacam-macam, ada yang murah sampai yang mahal. Mulai dari harga ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu, bahkan sampai jutaan rupiah setiap pasangnya.

Semua itu tergantung jenis, kwalitas, usia, dan siapa penjualnya.

Bagi kamu yang baru mulai belajar berternak ikan guppy, sebaiknya membeli dari harga yang murah sampai sedang saja, dikisaran ribuan sampai puluhan ribu.

Kenapa seperti itu?

Bisa dibilang memelihara dan berternak ikan guppy itu gampang-gampang susah. Coba dulu pelihara ikan guppy yang murah, kalau sudah berhasil baru coba jenis guppy yang lebih mahal.

Kalau kamu masih pemula, beli ikan dengan harga mahal, resiko untuk rugi akan lebih besar saat ikan itu sakit bahkan mati.


2. Pilih wadah yang sesuai dan cocok

Media tempat untuk memelihara ikan guppy sebenarnya tidak terlalu sulit dan perlu syarat khusus.

Ikan guppy sebenarnya dapat hidup dan berkembang biak tanpa perlu Aerator dan juga Filter, bahkan tidak harus di aquarium. Kamu juga bisa memeliharanya di ember atau sterofoam, yang penting tidak bocor dan bisa menampung air.

Tergantung kebutuhan saja. Jika ingin menikmati keindahannya, tentunya di aquarium akan lebih maksimal. Begitupun jika pelihara di ember atau sterofoam yang harganya lebih murah dan dapat menampung ikan lebih banyak.

Tinggal pilih saja, semua media pemeliharaan ikan guppy punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.


3. Belajar dari orang yang sudah berpengalaman

Kadangkala ketika memelihara ikan guppy, pasti akan ada saja kendalanya. Mulai dari ikan sakit, cara penyembuhannya, masalah pakan, dll.

Tidak ada salahnya kamu bergaul dan menimba ilmu dari orang yang sudah berpengalaman memelihara ikan guppy. Bisa orang dari tempat di mana kamu membeli ikannya, dari komunitas, dan lain sebagainya.

Saling bertukar ilmu dan pengalaman dengan orang lain, tentu akan bisa menambah relasi perkenalan dan juga pintu rejeki.


4. Harus terus belajar dari pengalaman sebelumnya

Ketika memelihara dan berternak ikan guppy, pasti ada saja pengalaman yang terjadi. Mulai dari membesarkan ikan, merawat ikan yang sakit, memperbanyak burayak, menyeleksi ikan yang bagus, dll.

Jika ingin serius menjadikan hobby memelihara dan berternak ikan guppy sebagai sumber penghasilan, maka kamu harus konsisten dan mau untuk terus belajar dari pengalaman.

Semua itu dapat kamu ambil ilmu untuk terus belajar berproses dalam memelihara ikan guppy supaya bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal di kemudian hari.